The Third International Conference On Technology, Education, And Social Science

Review ICTEES 3



Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Hallo pembaca, selamat datang kembali di blog saya. Bagaimana kabar pembaca? Saya berharap dalam keadaan sehat dan bahagia ya. Jangan lupa untuk selalu menerapkan 3M ( memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak ) serta mendukung pelaksanaan 3T ( testing, tracing, treatment ).

Pada kesempatan ini saya akan berbagi mengenai pengalaman dan apa yang saya peroleh ketika mengikuti seminar ICTEES ke-3 yang diselenggarakan oleh Universitas Slamet Riyadi Surakarta di tanggal 10 Desember 2020. Acara tersebut menghadirkan narasumber hebat dibidangnya. Narasumber tersebut yaitu Prof. Ts. Dr. Burhanuddin ( Universitas Teknikal Malaysia Melaka ), Prof. Takuya Sugahara, Ph.D ( Universitas Ehime Jepang ), Assoc. Prof. Dr. Chin Min Lin ( National Taichung Institute of Technology, Taiwan ), Dr. Shielilo Amihan ( University of Perpetual Help Philippines ) dan Dr. Sri handayani Marwan (Universitas Slamet Riyadi Indonesia ).

Jalannya acara dengan diawali pembacaan doa kemudian mendengarkan lagu Indonesia Raya, selanjutnya sambutan dari rektor Universitas Slamet Riyadi Prof. Dr. Ir. Sutardi, MappSc. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dari narasumber. Berikut ini merupakan rangkuman yang saya buat mengenai materi yang disampaikan oleh pembicara :

A.                    A.  Pembicara Pertama yaitu H.E. Ambassador Y. Kristiarto S. Legowo selaku Keynote Speech “ Global Security And Global Cooperation In A Changing World ” beliau memaparkan bahwa pandemi covid-19 ini memoengaruhi dunia mulai dari kebiasaan sehari-hari yang harus disesuaikan dengan kondisi pandemi, cara bekerja bahkan cara kita berdiplomasi yang awalnya bisa saling terhubung secara tatap muka tetapi karena pandemi yang mengharuskan untuk stay at home sehingga kita menggunakan era digitalisasi ( virtual meeting/diplomacy ) sebagai sarana yang bisa ditempuh. Saat ini persaingan kekuatan oleh berbagai negara meliputi aspek Politik, Keamanan, dan juga Ekonomi. Tetapi setiap negara juga menghadapi tantangan tradisional yang meliputi Terorisme, kejahatan, kekerasan, terror, kasus bunuh diri, dan cyber terrorism.

B.                    B. Pembicara kedua : Prof. Ts. Dr. Burhanuddin ( Universitas Teknikal Malaysia Melaka ):

Ø  Membahas mengenai pandemi covid-19, kasus berawal pada bulan Desember 2019 bertempat di Wuhan China.

Ø  Pandemi Covid-19 disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 yang menginfeksi tubuh kemudian terjadi sindrom pernapasan akut.

Ø  Umumnya menyebar melalui udara, ketika orang-orang berdekatan dalam waktu yang lama. Menyebar melalui percikan air yang dikeluarkan manusia ketika bernafas, batuk, bersin, bernyanyi, maupun berbicara.

Ø  Prof. Burhan juga menyampaikan mengenai dampak dari Covid-19 bagi ekonomi dan bisnis yaitu: dari sektor komunitas bisnis covid-19 ini sangat berdampak bagi perkembangan dunianya, Suatu perusahaan perlu untuk mengidentifikasi permasalahan padaarea atau bagian apa saja yang terdampak kemudian harus merencanakan solusi dari permasalahan tersebut.

Ø  Strategi bisnis untuk menghadapi Covid-19 :

·         Dengan segera membentuk Call Center dan tim tanggap darurat

·         Meninjau atau mengecek lokasi para karyawan dan daftar perjalanan mereka

·         Mengevaluasi manajemen pasokan perusahaan

·         Mengidentifikasi bagian yang mungkin mengalami permasalahan/kegagalan

·         Bersiap menghadapi segala resiko yang mungkin terjadi.

C.                    C. Pembicara ketiga yaitu Prof. Takuya Sugahara, Ph.D ( Universitas Ehime Jepang ):

Ø  Beliau membahas mengenai rempah-rempah dan herbal yang memiliki manfaat kesehatan.

Ø  Memaparkan bahwa banyak rempah yang terkenal karena khasiat pengobatannya, sebelum digunakan sebagai pelengkap atau bumbu di dunia kuliner.

Ø  Hal tersebut didukung dengan ilmu pengetahuan saat ini yang sudah membuktikan bahwa rempah-rempah memiliki khasiat yang luar biasa.

Ø  Salah satu rempah yang bermanfaat adalah Jinten (cumin).

D.        D. Pembicara keempat yaitu Assoc. Prof. Dr. Chin Min Lin ( National Taichung Institute of Technology, Taiwan ):

Ø  Kementrian pendidikan Taiwan mendorong perguruan tinggi untuk mengirim siswanya untuk belajar di luar negeri maupun magang di perusahaan asing.

Ø  Program pertukaran pelajar: memilih dan mengirim mahasiswa/siswa berprestasi untuk belajar di universitas luar negeri, juga bagi mahasiswa berprestasi yang berpenghasilan rendah bisa mengikuti program ini.

Ø  Mewujudkan impian melalui program magang diluar negeri: memilih dan mengirim mahasiswa untuk magang bekerja di perusahaan dengan memanfaatkan program kerjasama internasional, setiap sekolah dianjurkan untuk merancang rencana lembaga magang dan area penempatan magang.

E.                 E. Pembicara kelima yaitu Dr. Shielilo Amihan ( University of Perpetual Help Philippines ):

Ø  ( Relevant and responsive education in the global age)

Ø   Rencana pembangunan yang bertaraf global ( 2030 ) berfokus pada tidak adanya kemiskinan, tidak adanya kelaparan, kesejahteraan dan kesehatan yang baik, tingkat pendidikan, kesetaraan gender, permasalahan air bersih dan sanitasi, terciptanya pemerintahan yang adil, damai, dan kuat.

Ø  Kerentanan selama pandemi:

1.      Pendidikan: Mahasiswa, orang tua, dan fakultas

2.      Kejahatan

3.      Kesehatan mental

F.                     F.  Pembicara keenam yaitu Dr. Sri handayani Marwan (Universitas Slamet Riyadi).

Ø  ( Education In Global Security and Global Cooperation )

Ø  Pendidikan merupakan suatu kunci keberlangsungan ekonomi abad ke-21 ( Bernie Triling ). Pendidikan adalah proses seseorang memperoleh pengetahuan, keterampilan, kebiasaan , nilai dan sikap.

Ø  4 pilar dalam pendidikan atau pembelajaran di abad 21:

·         Learning to know: pengetahuan yang luas dengan kesempatan untuk bekerja.

·    Learning to do: tidak hanya memperoleh keterampilan tetapi juga kompetensi untuk menguasai situasi dan bekerjasama dengan tim kerja.

·        Learning to be:  untuk mengembangkan kepribadian seseorang dan agar dapat bertindak sesuai nilai yang berkembang

·    Learning to live together: pengetahuan digunakan untuk memahami dan menghargai orang lain.

Ø  4 keterampilan yang harus dimiliki:

·         Berpikir kritis: menemukan solusi atas suatu permasalahan

·         Kreativitas

·         Kolaborasi, bekerjasama dengan orang lain

·         Komunikasi, berkomunikasi dengan orang lain secara efektif.

 

             Sekian rangkuman materi yang saya buat, semoga bermanfaat. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan artikel ini. Kritik dan saran membangun saya butuhkan untuk kemajuan blog ini untuk itu silahkan pembaca untuk meninggalkan komentar. Terima kasih salam sehat untuk kita semua.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

 

 

hhgcyhhgcy


0 Komentar

Terbaru